Tahun 2025 menjadi bukti bahwa dunia benar-benar berada di era keemasan teknologi. Forbes baru saja merilis daftar Real-Time Billionaires terbaru, dan hasilnya mengguncang dunia bisnis. Lima orang terkaya di planet ini seluruhnya berasal dari industri teknologi. Mereka bukan sekadar pengusaha sukses, tapi penggerak utama peradaban digital yang menentukan bagaimana manusia hidup, bekerja, dan berinteraksi.
Elon Musk: Manusia Setengah Triliun Dollar
Di posisi puncak, nama Elon Musk kembali menancapkan dominasi mutlak. Pendiri Tesla, SpaceX, Neuralink, XCorp, dan xAI ini menjadi manusia pertama dalam sejarah dengan kekayaan menembus 500,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 8.361 triliun. Angka ini naik 2,05 persen dari bulan sebelumnya dan membuatnya tak tertandingi dalam daftar miliarder dunia.
Kenaikan kekayaannya terutama didorong oleh lonjakan saham Tesla yang naik lebih dari 20 persen sepanjang tahun ini. Tesla terus memperluas pengaruhnya dalam sektor energi, robotika, dan kendaraan otonom. Sementara itu, SpaceX meluncurkan ribuan satelit baru di bawah proyek Starlink yang kini menjangkau 70 negara dan menjadi penyedia internet global berbasis satelit paling dominan.
Di sisi lain, xAI — perusahaan kecerdasan buatannya — sedang menjadi bahan pembicaraan dunia setelah meluncurkan model AI baru yang mampu bersaing langsung dengan ChatGPT dan Gemini. Kombinasi antara inovasi, teknologi, dan ambisi menjadikan Musk bukan sekadar pebisnis, tapi simbol revolusi teknologi abad ke-21.
Larry Ellison: Si Veteran yang Tetap Berkuasa
Posisi kedua ditempati oleh Larry Ellison, pendiri Oracle, dengan kekayaan 306,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 5.120 triliun. Ellison, yang dikenal sebagai pelopor sistem manajemen data modern, berhasil mempertahankan kekuasaannya di tengah persaingan sengit industri cloud computing.
Oracle terus menunjukkan performa gemilang di sektor layanan komputasi awan. Banyak institusi besar, mulai dari lembaga keuangan hingga pemerintahan, mengandalkan Oracle untuk mengelola sistem data mereka. Di usia senja, Ellison masih memimpin perusahaan dengan visi tajam, memastikan Oracle tetap menjadi tulang punggung infrastruktur digital dunia.
Jeff Bezos: Sang Raja Logistik Global
Jeff Bezos menempati posisi ketiga dengan kekayaan 259,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 4.338 triliun. Meski pertumbuhannya hanya naik 0,30 persen, pendiri Amazon ini tetap menjadi simbol kesuksesan e-commerce global.
Amazon kini menjadi raksasa layanan digital yang menggabungkan teknologi, data, dan logistik. Unit bisnis AWS (Amazon Web Services) menjadi tulang punggung dunia maya, menyimpan data untuk jutaan perusahaan di seluruh dunia. Bezos juga terus memperluas ambisinya lewat Blue Origin yang kini bersiap meluncurkan misi wisata luar angkasa komersial dan program pendukung eksplorasi bulan.
Larry Page: Arsitek AI dan Internet Modern
Larry Page, co-founder Google, menempati posisi keempat dengan kekayaan 234,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 3.913 triliun. Kekayaannya naik 2,29 persen setelah saham Alphabet meningkat berkat inovasi besar di bidang kecerdasan buatan.
Page adalah figur yang jarang tampil di depan publik, tapi pengaruhnya luar biasa besar. Di bawah Alphabet, ia terus mendorong proyek-proyek futuristik seperti DeepMind yang mengembangkan AI berlogika manusia dan Waymo yang mempercepat transisi menuju kendaraan tanpa sopir. Visi Page selalu berfokus pada masa depan di mana manusia dan teknologi dapat hidup berdampingan dengan efisien dan cerdas.
Mark Zuckerberg: Sang Pencipta Dunia Virtual
Menutup daftar lima besar, Mark Zuckerberg masih bertahan dengan kekayaan 218,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 3.644 triliun. CEO Meta ini berhasil membalik persepsi publik terhadap proyek metaverse yang sempat diragukan.
Melalui Meta Quest 4, perusahaan berhasil memimpin pasar global perangkat realitas virtual. Sementara itu, Meta juga memperluas jangkauan kecerdasan buatannya dengan mengintegrasikan AI di seluruh platform sosialnya — Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Dengan lebih dari tiga miliar pengguna aktif, Zuckerberg kini tidak hanya memimpin media sosial, tapi juga membangun ekosistem virtual baru yang mengubah cara manusia berinteraksi.
Teknologi Adalah Emas Baru Dunia
Jika dijumlahkan, total kekayaan lima orang ini mencapai lebih dari 1,5 triliun dollar AS atau sekitar Rp 25.000 triliun. Jumlah yang bahkan melampaui PDB negara-negara besar seperti Italia atau Kanada.
Dominasi ini menunjukkan bahwa era ekonomi berbasis sumber daya alam sudah bergeser menjadi era ekonomi berbasis inovasi. Musk menguasai transportasi dan eksplorasi luar angkasa, Ellison mengatur data dunia, Bezos memegang kendali rantai distribusi global, Page memimpin revolusi kecerdasan buatan, sementara Zuckerberg mengontrol dunia sosial virtual.
Kelima tokoh ini bukan sekadar orang kaya, mereka adalah pengendali infrastruktur masa depan manusia. Dari langit yang dipenuhi satelit hingga otak digital yang mengatur hidup kita, mereka menciptakan dunia baru di mana teknologi menjadi pusat gravitasi ekonomi global.
Mereka juga menjadi cermin bagaimana ide yang lahir dari laboratorium kecil bisa mengubah arah peradaban manusia. Kekayaan mereka adalah bukti bahwa inovasi adalah bentuk kekuatan baru di abad ini. Dan selama teknologi terus berkembang, nama-nama ini akan tetap menjadi legenda hidup yang menulis ulang sejarah kekuasaan modern.
Daftar 5 Orang Terkaya Dunia (Forbes, November 2025):
-
Elon Musk – 500,6 miliar dollar AS (naik 2,05 persen)
-
Larry Ellison – 306,7 miliar dollar AS (naik 1,02 persen)
-
Jeff Bezos – 259,6 miliar dollar AS (naik 0,30 persen)
-
Larry Page – 234,4 miliar dollar AS (naik 2,29 persen)
-
Mark Zuckerberg – 218,2 miliar dollar AS (naik 1,36 persen)
Kekayaan mereka bukan sekadar angka. Ini adalah peta kekuasaan baru dunia. Dunia digital telah melahirkan para raja baru, dan lima nama inilah yang kini menguasai tahta tertinggi peradaban modern.
