DJI akhirnya merilis DJI Osmo Pocket 4 pada April 2026 dengan membawa pembaruan yang difokuskan pada kualitas video, pemrosesan gambar, dan efisiensi penggunaan. Kamera saku ini tetap mempertahankan konsep utama berupa gimbal 3-axis dalam bodi ringkas, tetapi kini dilengkapi peningkatan yang ditujukan untuk kreator konten modern.
Peluncuran ini menjadi menarik karena terjadi saat DJI Pocket 3 masih sangat kompetitif. Dalam kondisi seperti ini, peningkatan spesifikasi saja tidak cukup. Yang menjadi fokus utama adalah apakah peningkatan tersebut benar-benar berdampak dalam penggunaan nyata.
Artikel ini merangkum berbagai sumber, termasuk laporan dari The Verge, analisis teknis dari Heliguy, serta distribusi pasar regional untuk memberikan gambaran menyeluruh.
Harga DJI Osmo Pocket 4 di Indonesia
DJI Osmo Pocket 4 dipasarkan di Indonesia dalam dua paket utama:
- Standard Combo: Rp 8 juta – Rp 8,5 juta
- Creator Combo: Rp 10 juta – Rp 10,5 juta
Sebagai pembanding, DJI Pocket 3 masih berada di kisaran Rp 7 juta hingga Rp 9 juta.
Selisih harga sekitar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta terlihat tidak terlalu besar. Namun dalam praktiknya, angka ini menjadi signifikan karena berkaitan langsung dengan keputusan upgrade.
Desain dan Pendekatan Produk
Secara desain, DJI tidak melakukan perubahan besar. Pocket 4 tetap hadir dengan bentuk yang hampir identik dengan generasi sebelumnya.
Namun, beberapa penyempurnaan dilaporkan:
- Material bodi lebih kokoh
- Sistem pendinginan lebih stabil
- Handling sedikit lebih ergonomis
Pendekatan ini menunjukkan bahwa DJI memilih untuk menyempurnakan desain yang sudah terbukti, bukan menggantinya.
Sensor dan Kualitas Gambar: Peningkatan di Balik Layar
DJI masih menggunakan sensor 1 inci, tetapi peningkatan dilakukan pada pemrosesan gambar.
Beberapa peningkatan utama:
- Dynamic range hingga sekitar 14 stop
- Dukungan 10-bit D-Log M
- Noise reduction lebih baik pada kondisi low-light
Menurut Heliguy, peningkatan ini memberikan fleksibilitas lebih dalam proses editing, terutama untuk color grading.
Sementara itu, The Verge menilai bahwa peningkatan low-light menjadi salah satu fokus utama DJI di generasi ini.
Video: Area dengan Peningkatan Paling Nyata
Pocket 4 membawa peningkatan signifikan di sektor video:
- 4K hingga 60fps
- Slow motion hingga 4K 240fps
- HDR video lebih stabil
Sebagai perbandingan, Pocket 3 hanya mencapai 4K 120fps untuk slow motion.
Peningkatan ini memberikan fleksibilitas lebih luas bagi kreator, terutama untuk produksi konten cinematic atau footage dengan efek dramatis.
Namun, bagi pengguna umum, peningkatan ini belum tentu menjadi kebutuhan utama.
Sistem Stabilisasi: Tetap Andal, Lebih Halus
Pocket 4 tetap menggunakan gimbal 3-axis sebagai inti utama.
Peningkatan yang dilaporkan:
- Respons motor lebih halus
- Stabilitas lebih konsisten saat bergerak
- Tracking lebih presisi
Namun secara konsep, sistem ini tidak berubah dari generasi sebelumnya.
Penyimpanan Internal: Perubahan yang Mengubah Kebiasaan
Salah satu perubahan paling signifikan adalah penggunaan internal storage sekitar 107GB.
Keunggulan:
- Tidak perlu microSD
- Workflow lebih cepat
- Transfer data lebih efisien
Keterbatasan:
- Tidak fleksibel untuk penggantian storage
- Backup membutuhkan penyesuaian
Perubahan ini mengubah cara pengguna bekerja dengan perangkat, terutama dalam manajemen file.
Layar dan Antarmuka
Pocket 4 dilengkapi layar OLED 2 inci dengan peningkatan kecerahan hingga sekitar 1000 nits.
Keunggulan:
- Lebih jelas di bawah sinar matahari
- Navigasi lebih responsif
- Tampilan lebih nyaman
Peningkatan ini berdampak langsung pada penggunaan sehari-hari.
AI dan Tracking: Lebih Pintar, Lebih Stabil
DJI meningkatkan sistem pelacakan menjadi ActiveTrack 7.0.
Fitur:
- Multi-subject tracking
- Face tracking lebih akurat
- Gesture control
Menurut The Verge, fitur ini mendukung tren kreator mandiri yang semakin berkembang.
Perbandingan Detail: Pocket 3 vs Pocket 4
Jika dilihat secara menyeluruh:
Pocket 4 unggul dalam:
- Slow motion (240fps vs 120fps)
- Dynamic range
- Tracking AI
- Workflow penyimpanan
Namun tetap sama dalam:
- Sensor 1 inci
- Konsep penggunaan
- Desain utama
Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan bersifat evolusi.
Rumor Pocket 4 Pro: Faktor Penahan Upgrade
Selain Pocket 4, muncul rumor mengenai varian Pocket 4 Pro.
Beberapa bocoran menyebut:
- Dual camera system
- Optical zoom
- Fitur sinematik lebih lanjut
Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari DJI.
Rumor ini menjadi salah satu faktor yang membuat sebagian pengguna memilih menunda upgrade.
Analisis Mendalam: Siapa yang Sebaiknya Upgrade
Upgrade layak jika:
- Produksi konten dilakukan secara serius
- Membutuhkan fleksibilitas editing
- Menggunakan slow motion secara aktif
- Menginginkan workflow lebih cepat
Tidak mendesak jika:
- Penggunaan hanya untuk kebutuhan ringan
- Tidak melakukan editing lanjutan
- Pocket 3 masih memenuhi kebutuhan
Penutup
DJI Osmo Pocket 4 hadir sebagai generasi yang lebih matang dengan peningkatan nyata di sektor video, AI, dan workflow. Namun peningkatan tersebut tidak mengubah konsep dasar perangkat secara signifikan.
Dalam konteks ini, Pocket 4 bukan sekadar soal lebih baik, tetapi soal relevansi.
Bagi pengguna baru, perangkat ini menjadi pilihan kuat.
Bagi pengguna Pocket 3, keputusan upgrade perlu dilihat dari kebutuhan, bukan sekadar spesifikasi.
Dengan kondisi saat ini, Pocket 4 adalah peningkatan yang jelas, tetapi belum menjadi alasan mutlak untuk berpindah dari generasi sebelumnya.
